Analisis Web Usability: Studi Kasus Kutukutubuku.com (Bagian II)

Setelah sebelumnya saya membuat review dari situs Kutukutubuku.com berdasarkan faktor Mudah Dipelajari, kali ini saya akan mencoba menuliskan sebuah ulasan mengenai ke-Efektifan dan ke-Efisienan dari sebuah situs. Korbannya pun masih sama.

Menurut artinya, efektif mengacu pada suatu pencapaian tujuan secara tepat atau memilih tujuan-tujuan yang tepat dari serangkaian alternatif atau pilihan cara dan menentukan pilihan dari beberapa pilihan lainnya. Efektifitas bisa juga diartikan sebagai pengukuran keberhasilan dalam pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditentukan.

Sedangkan efisien yaitu penggunaan sumber daya secara minimum guna pencapaian hasil yang optimum. Efisiensi menganggap bahwa tujuan-tujuan yang benar telah ditentukan dan berusaha untuk mencari cara-cara yang paling baik untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut.

Dalam web usability, efektifitas diukur bedasarkan cara tercepat di mana pengunjung bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sedangkan efisien, bagaimana pengunjung bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan waktu singkat serta alur proses yang pendek.

Nah, untuk memudahkan mengukur efektifitas dan efisiensi dari situs ini, saya akan mencoba membuat skenario sederhana. Misalkan saja kita ingin mencari sebuah buku. Tentu yang pertama kali kita cari adalah kotak pencarian. Pada situs ini, kitak pencarian diletakkan di atasm sejajar dengan navigasi utama, sehingga mudah untuk ditemukan. Dari sini jelas bahwa situs ini mencoba memperpendek waktu pencarian sebuah buku dengan meletakkan kotak pencarian di tempat yang mudah ditemukan, tanpa perlu harus menuju ke halaman lain.

Lanjut. Pada kotak pencarian, pengunjung juga bisa mencari buku berdasarkan kata kunci tertentu. Misalkan berdasarkan penerbit, penulis, atau judul. Hal ini membuat hasil pencarian lebih akurat dibandingkan dengan pencarian secara umum. Sealin mengurangi waktu pencarian,  fitur ini juga membuat pengunjung dengan mudah mencari buku yang mereka inginkan.